BANJARBARU - Beberapa waktu terakhir. Ihwal informasi dugaan teror kutang (BH) wanita menyeruak. Kejadian ini disebutkan terjadi di Kompleks Mustika Graha Asri, Jalan Karang Anyar 1 Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Dalam beberapa pemberitaan yang dimuat oleh sebagian media daring. Dituliskan bahwa pakaian dalam wanita ini tergeletak di depan halaman sebuah rumah warga. Jumlah BH nya disebutkan berjumlah dua buah.

Lalu disebut juga bahwa keberadaan BH-BH ini diduga sengaja dilakukan oleh oknum yang berniat meneror warga sekitar. 

Namun, atas kabar dugaan teror yang bersifat pelecehan ini. Lurah Loktabat Utara Banjarbaru, Indra Adiwijaya mengkonfirmasi kejadian penemuan BH ini tidak ada kaitannya dengan teror seperti yang tersiar dalam beberapa pemberitaan sebelumnya.

"Saya baru selesai koordinasi dengan ketua RT dan Bhabinkamtibmas Loktabat Utara. Bahwa kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan teror atau lainnya," ucap Lurah didampingi ketua RT dan Bhabinkamtibmas setempat.

Kemudian, Lurah menegaskan bahwa warga di lokasi merasa tidak ada yang dihebohkan dengan berita tersebut. "Warga merasa aman berada di kompleks. Tidak ada seperti itu (teror)."

Ditanya soal adanya foto dari kutang yang sebelumnya diduga bagian dari teror. Indra menjelaskan bahwa memang foto barang bukti yang terpampang di berita benar adanya.

"Jadi pemilik rumah saat pagi hari mau bersih-bersih rumahnya. Tapi pemilik kaget menemukan dua buah pakaian dalam (BH). Lalu benda tersebut dibungkus dengan plastik dan dipindahkan ke rumah kosong di sekitarnya," ceritanya.

Lalu, ketika pemilik masuk ke dalam rumah sebentar. Pemilik keluar rumah lagi dan dikagetkan kembali dengan adanya benda yang sebelumnya dipindahkannya.

"Jadi dari cerita bahwa memang pemilik rumah yang menemukan benda itu sebelumnya pernah kehilangan pakaian dalam juga. Tetapi yang ditemukan itu bukan seperti benda yang hilang," tambah Indra.

Atas kabar ini, Indra mengatakan memprediksi bahwa mungkin ada oknum yang iseng atau melakukan hal yang tidak patut. "Mungkin oknum ini juga mau mengembalikan benda itu," katanya.

Terakhir, ia menegaskan bahwa hal ini tidak ada berhubungan dengan teror yang seperti diduga sebelumnya. "Bahkan warga heran dan bingung kenapa ada berita tersebut. Jadi kita tegaskan kompleks aman-aman saja," pungkasnya.

Terpisah, anggota DPRD Nurkhalis Anshari yang juga dari Dapil tersebut menyarankan agar warga dan juga RT dapat melaporkan kepada pihak yang berwajib. Sehingga pihak Kepolisian bisa segera menangkap dan mengungkap kasus tersebut.

Karena hal tersebut menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

"Saya turut prihatin apabila memang kejadian yang menimpa warga di Kompleks Mustika Graha Asri ini benar adanya. Tentu kami minta aparat kepolisian segera menemukan apabila memang benar ada oknum yang dimaksud," kata politisi PKS.

Nurkhalis juga tidak mau berandai-andai atas motif di balik aksi oleh orang yang tidak dikenal tersebut dengan menggunakan pakaian dalam perempuan. Hal tersebut apakah ada unsur kesengajaan atau ada masalah pribadi.

Nurkhalis menyarankan agar menunggu hasil penyelidikan polisi untuk mengungkapnya. "Jika oknum ini ditangkap, polisi akan mengungkap motifnya," ujarnya. (rvn/ram/ema)