MARTAPURA – Pelaksaan Haul ke-16 Abah Guru Sekumpul hingga saat ini masih belum ada kepastian. Meski ada wacana tahun ini tidak digelar massal, namun belum ada keputusan resmi dari ahli waris yang menjadi otoritas resmi haul Sekumpul. 

Sekumpul sendiri punya tradisi mengumumkan informasi penting kepada seluruh masyarakat melalui media massa, perwakilan relawan, dan dihadiri beberapa tokoh masyarakat dan pejabat terkait. Setelah imam musala Ar-Raudah mengumumkan agenda, website resmi baru merilis informasi itu kepada jemaah. “Semua masih bersifat kemungkinan,” kata Haji Durahman, tokoh setempat, kemarin.

Sekumpul saat ini masih berstatus tutup sejak 23 Maret 2020. Kegiatan keagamaan yang mengundang banyak kerumunan jemaah masih dilarang dilakukan karena darurat pandemi. Sejak ditutup total, hampir semua kegiatan resmi yang rutin digelar di Musala Ar Raudah Sekumpul tidak lagi dilaksanakan untuk publik secara luas.

Kegiatan salat lima waktu di musala juga masih diberlakukan tertutup dan terbatas hanya untuk warga setempat dalam kompleks. Ibadah di dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan pemeriksaan suhu tubuh. Sedangkan pintu gerbang dalam regol dijaga ketat oleh relawan. (mam/ran/ema)