Meski belum dilantik, para kepala daerah terpilih pada Pilkada 202o lalu mulai membuat beberapa rencana. Mereka sudah tak sabar untuk memulai membenahi daerah.

----

Bencana banjir yang cukup besar melanda beberapa wilayah di Kabupaten Balangan awal tahun tadi, menjadi perhatian serius bagi Bupati Balangan terpilih, Abdul Hadi.

Saat dihubungi, Rabu (10/2), politikus PPP ini mengungkapkan, langkah cepat yang bisa diambil yaitu menyikapi masalah kemanusiaan yang sering terjadi saat bencana melanda.

Salah satunya, kata dia, dengan membentuk tim reaksi cepat (TRC) yang saat ini hanya terpusat di BPBD di masing-masing kecamatan, sehingga penanganan bisa cepat dilakukan apabila musibah melanda, bukan hanya banjir.

“Dengan begitu, bantuan yang memadai dengan cepat bisa diberikan kepada masyarakat terdampak. Misalnya, tempat tinggal anggota TRC tidak jauh dari desa yang selalu menjadi langganan bencana,” ujarnya.

Selain itu, ada beberapa program prioritas yang akan dilaksanakan setelah ia dan Wakil Bupati Balangan terpilih, Supiani nanti dilantik, seperti pembenahan pembenahan birokrasi pemerintah daerah, merampingkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang saat ini berjumlah 33 menjadi sekitar 22.

Dari perampingan SKPD ini, dia berharap akan ada penghematan anggaran sekitar Rp30 - Rp40 miliar, yang penggunaannya bisa dialokasikan untuk keperluan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Balangan. “Kita targetkan perampingan SKPD ini selesai di bulan lima,” ungkapnya.

Kemudian juga memfinalisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai dengan visi misi dan janji-janji politik saat kampanye pada Pilkada Balangan 2020 lalu.

Sementara itu, kepala daerah terpilih di Hulu Sungai Tengah Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri akan langsung menyusun rencana mitigasi pasca banjir yang melanda kota Barabai."Ini yang jadi perhatian saat ini," kata Aulia Oktafiandi setelah menerima salinan penetapan dari KPU HST pada 23 Januari lalu.

Dia mengatakan akan memperbaiki sistem pertanian di HST. Ia sudah mendapat laporan bahwa banyak petani yang gagal tanam dan benihnya banyak terendam banjir.

"Kita akan memikirkan bagaimana bantuan yang akan diberikan kepada petani untuk memulai dari awal menanam benih. Agar masyarakat bisa bangkit lagi. Kita akan koordinasi dengan seluruh pihak," tegasnya.

Menjadi bupati termuda yang memimpin kota HST, Aulia optimis bisa menyalurkan seluruh tenaga dan ide-ide nya untuk pembangunan kota Barabai.

Di Tanah Bumbu, Bupati terpilih Zairrullah Azhar kemungkinan besar akan dilantik 17 Februari nanti di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. "SK nya belum. Tapi kalau dari informasi lisan udah ada," kata Kadiskominfo Tanah Bumbu, Ardiansyah, Rabu (10/2) kemarin.

Sementara ini kata Ardiansyah, Pemkab Tanah Bumbu mempersiapkan segala sesuatunya. "Untuk teknis kita belum tahu, berapa nanti boleh hadir," bebernya.

Informasi tersebut dibenarkan Ketua KPU Tanah Bumbu Makhruri. "Ya, informasi sementara tanggal 17 dilantik. Sesuai jadwal," katanya.

Dalam sistem birokrasi terlihat pergantian pimpinan berjalan mulus. Bupati Sudian Noor dalam beberapa kesempatan mengatakan, Zairullah adalah pemimpin yang tepat untuk Tanah Bumbu saat ini. Bahkan kata Sudian, jika aturan membolehkan dia mau menyerahkan jabatannya sekarang juga.

Belum lama tadi, Zairullah Azhar kepada Radar Banjarmasin menjelaskan. Langkah awal saat dia menjabat adalah penguatan kualitas birokrasi. Sumber daya manusia di pemerintah daerah harus mumpuni. "Itu salah satu kuncinya. Semua harus menjabat sesuai dengan kapasitasnya. Kemudian, etos kerja, semangat harus ditingkatkan," bebernya.

Agama akan dimaksimalkan untuk menjadi nafas birokrasi, dan keseharian hidup masyarakat di Tanah Bumbu.

Dia juga kembali akan menggiatkan kunjungan ke desa-desa. Untuk memetakan langsung, semua masalah, potensi dan sumber daya di desa-desa. Tujuannya, agar dia dapat gambaran utuh mempercepat realisasi visi dan misinya. "Semuanya harus berawal dari data yang valid dan lengkap," bebernya.

Kemudian tidak kalah penting, tambahnya, masalah ekonomi. Pengangguran yang bertambah, diperparah dengan kondisi pandemi. "Kita akan berupaya memulihkan kembali ekonomi rakyat yang terpuruk," janjinya. (why/zal/mal/ma/ran/ema)