PROKAL.CO,

Pada akhir rangkaian perayaan tahun baru Imlek, Perkumpulan Hakka Kalimantan Selatan (PHKS) Jumat (26/2) menggelar perayaan Cap Go Meh. Ada hal yang menarik dalam acara yang digelar di Q Mall Banjarbaru ini.

-- Oleh: SUTRISNO, Banjarbaru --

Digelar di tengah pandemi Covid-19, Festival Cap Go Meh dilaksanakan secara terbatas. Hanya dihadiri oleh anggota PHKS Kalsel dan manajemen Q Mall Banjarbaru.

PHKS merupakan komunitas perkumpulan keturunan Hakka di Kalsel. Hakka sendiri salah satu suku dari Provinsi Guangdong, Fujian dan Guangxi di Tiongkok atau yang juga sering disebut suku Khek.

Dalam kesempatan itu, PHKS bersama manajemen Q Mall Banjarbaru memotong kue keranjang raksasa yang diklaim menjadi yang terbesar di Kalsel. Kue berbentuk bulat itu berdiameter sekitar tiga meter lebih dan memiliki berat hingga 1,2 ton.

Kue keranjang sendiri merupakan salah satu kue khas atau wajib pada perayaan tahun baru Imlek. Makanan ini mulai dipergunakan sebagai sesaji pada upacara sembahyang leluhur, tujuh hari menjelang tahun baru Imlek dan puncaknya pada malam menjelang tahun baru Imlek. Sebagai sesaji, kue ini biasanya tidak dimakan sampai Cap Go Meh.