PROKAL.CO,

Usai ratusan pesertanya terpapar Covid-19, yang pada akhirnya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-13 tingkat provinsi ditunda. Namun muncul masalah baru.

---

Pemprov Kalsel sudah memutuskan untuk kembali menggelar MTQ Kalsel ke-13. Namun secara virtual, jadwalnya mulai besok hingga 9 April lusa.

Kafilah yang berstatus positif Covid-19 masih diberi kesempatan. Namun dengan syarat dan aturan. Mereka harus menggunakan peralatan atau gawai pribadi dan tidak diperkenankan bertemu orang lain atau publik. Syarat lain adalah kesehatan kafilah yang benar-benar tak mempengaruhi. “Bila dinilai tidak aman, sinyal di tempat karantina tidak cukup, maka yang bersangkutan tidak bisa ikut lomba,” kata Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA kemarin.

Pelaksanaan MTQ tahun ini sendiri berbeda jauh dengan konsep sebelumnya. Yakni tak ada babak penyisihan. Semua peserta saat tampil secara virtual akan langsung dinilai oleh dewan hakim yang terpusat di Kabupaten Tanah Bumbu. “Metode lomba dipersingkat. Yakni menerapkan sistem gugur,” terangnya.

Menurut Safrizal, pelaksanaan MTQ Kalsel dengan konsep virtual ini akan menjadi model pelaksanaan serupa di provinsi lain. “Provinsi lain pun bisa mencontoh untuk mempersiapkan kafilah mereka di tingkat nasional,” ucapnya.