PROKAL.CO,

BANJARBARU - Kafe memang tumbuh subur di Kota Banjarbaru. Hampir di setiap sudut kota berdiri kafe kekinian yang menyajikan berbagai kudapan. Khususnya menu kopi yang lagi tren.

Namun di balik pesatnya kafe-kafe ini tumbuh. Rupanya masih banyak tempat usaha kafe dan sejenisnya yang tak berizin. Ya, secara operasional mereka buka namun administrasinya masih bolong.

Terungkapnya fakta ini ketika Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin menggelar sidak razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Aditya sendiri agak geram dengan kondisi ini. Ia pun tak segan memberikan sanksi hingga penyegelan kepada kafe yang melanggar dan tak berizin. Bahkan tercatat sudah ada dua kafe disegel sementara dan belasan lainnya diberikan teguran.

Wali Kota sendiri menginginkan agar kafe-kafe ini bisa tertib administrasi. Sekarang, Aditya mengklaim sudah membentum tim terpadu dalam menindak hal ini. Namanya tim Terpadu Penertiban Izin Operasional.

"Kita akan coba mudahkan layanan permohonan dan penerbitan izin kepada pelaku usaha. Jadi, nanti tim terpadu ini akan diisi sejumlah SKPD terkait, mereka akan jemput bola mengecek kafe-kafe atau tempat usaha mana yang belum ada izinnya," kata Ovie -panggilan akrabnya-.