PROKAL.CO,

Sebagai peringatan kepada pengendara, di bagian jalan yang mengalami abrasi, ditancapi tongkat yang pada ujungnya diikat kantong plastik warna putih. Seperti bendera tanda menyerah.

---

BANJARMASIN - Sudah bertahun-tahun jalan di Murung Selong, Banjarmasin Timur, dibiarkan rusak parah. Korbannya juga sudah banyak.

"Mungkin kawasan ini dikira hutan belantara. Jadi tak terlalu diperhatikan pemerintah," kata warga setempat Hj Raudah, kemarin (2/6) siang.

Jalan lingkungan itu berada di RT 12 Kelurahan Sungai Lulut, di perbatasan antara Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. Panjangnya cuma 100 meter, tapi korbannya tak sedikit.

Tanah yang dicor semen itu amblas, mengalami abrasi lantaran kerap dihantam gelombang sungai. Kian diperparah oleh banjir yang melanda awal Januari lalu.