PROKAL.CO,

Meski punya keterbatasan fisik, tidak menghalangi setiap orang untuk mendapatkan izin mengendarai kendaraan bermotor. Karena Polri menyediakan SIM golongan D dikhususkan bagi para pengendara difabel.

-- Oleh: SUTRISNO, Banjarbaru --

Radar Banjarmasin, kemarin (3/6) melihat proses ujian praktik SIM D di lapangan uji Polres Banjarbaru. Dalam kesempatan itu, kebetulan ada seorang warga penyandang disabilitas sedang diuji oleh petugas.

Dia adalah M Riduan Noor, warga Sungai Besar, Kota Banjarbaru. Pria berusia 26 tahun ini mengikuti praktik untuk mendapatkan SIM D karena kedua tangannya mengalami kecacatan usai lengan bawahnya diamputasi beberapa tahun silam.

Dalam ujian praktik itu, Riduan menggunakan sepeda motor metik miliknya yang sudah dimodifikasi. Kedua stang kendaraan itu diberi tambahan besi berbentuk membulat untuk memudahkan dia berbelok.

Selain itu, gas dan rem sepeda motor juga dipindahkan ke pijakan. Sehingga, untuk memfungsikan keduanya Riduan tinggal menginjaknya dengan kaki.