PROKAL.CO,

Selama pandemi Covid-19, aktivitas di kampus ditiadakan. Perkuliahan pun terpaksa dilakukan secara online. Kondisi tersebut membuat mahasiswa punya banyak waktu luang, karena jam kuliah berkurang. Hal ini ternyata dimanfaatkan oleh Dwi Magfirah untuk meraup rupiah.

-- Oleh: SUTRISNO, Banjarbaru --

Dwi Magfirah merupakan mahasiswi semester tujuh di UIN Antasari. Selama kampus ditutup karena wabah virus corona, dia memutuskan untuk pulang kampung di Desa Banua Batung, Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah.

Selama di kampung, dia tetap mengikuti perkuliahan secara online. Namun jam kuliah tidak sebanyak seperti saat tatap muka di kampus, sehingga banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan lain.

Waktu kosong tersebut digunakan wanita 24 tahun ini untuk mencari rezeki, dengan menerima jasa jahit. Menjahit sendiri sebenarnya sudah lama dia tekuni, namun saat kuliah tatap muka hanya bisa dikerjakannya ketika libur: Sabtu dan Minggu.

Dwi Magfirah mengatakan, selama kuliah secara online, menjahit bisa dilakukannya setiap hari. Oleh karena itu, dirinya memanfaatkannya untuk menerima pesanan membuat baju, gaun muslimah, jubah dan lain-lain.