PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel mengancam menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Kalsel. Bila sampai akhir Juni aduan ke Dinas Tenaga Kerja Kalsel tak kunjung digubris.

Sebelumnya, FSPMI bersurat ke dinas tersebut. Tujuannya, agar Disnakertrans memanggil sejumlah perusahaan yang dianggap bermasalah.

Masalah yang dimaksud, dugaan sejumlah perusahaan yang tak membayar tunjangan hari raya (THR) 2021 secara penuh.

"Bila dalam satu bulan ini dinas tersebut tidak memanggil perusahaan yang bermasalah itu, maka kami akan turun aksi," tegas Ketua FSPMI Kalsel, Yoeyoen Indharto kemarin (10/6).

Mengacu surat nomor 282/DPW-FSPMI/KS/VI/2021 yang dilayangkan FSPMI, sejumlah nama perusahaan dicantumkan. Untuk menyebut beberapa, yakni PT Gawi Makmur Kalimantan, PT Mentari Catur Indah (Hotel Grand Mentari), PT Kintap Jaya Wattindo dan PT Paguntaka Cahaya Nusantara.

Bukan hanya soal THR lebaran, turut disoal perkara perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya ke program jaminan sosial. Baik BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan.