PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel tuntas kemarin petang. Hasilnya, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 1 Sahbirin Noor-Muhidin unggul dengan perolehan sebanyak 119.252 suara.

Pasangan ini mengungguli rival mereka paslon 2 Denny Indrayana-Difriadi. Calon penantang ini hanya memperoleh sebanyak 57.067 suara. Selisih suara keduanya cukup mencolok: 62.185 suara.

Padahal, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) lalu, Denny sempat unggul dengan selisih 22.289 suara. Namun perolehan suara kedua paslon berubah drastis setelah PSU. Ironisnya, pemilihan ulang bahkan hanya menggerus suara pemilih Denny Indrayana pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu.

Contohnya di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Sebelum putusan MK, paslon 1 kala itu hanya memperoleh sebanyak 28.950 suara. Namun saat PSU, perolehan suara pasangan dengan tagline Pamanbirinmu ini malah berlipat ganda sebanyak 47.072 suara.

Bagaimana dengan perolehan suara Denny-Difri di sini? Sebelum putusan MK, pasangan dengan tagline H2D ini mendapat sebanyak 26.724 suara. Pada PSU lalu, mereka hanya memperoleh sebanyak 23.773 suara.

Denny-Difri juga harus kehilangan suara yang cukup banyak di lima kecamatan Kabupaten Banjar. Sebelum PSU, pasangan ini memperoleh sebanyak 42.024 suara. Namun, saat PSU tadi sesuai aplikasi Sirekap KPU, mereka hanya memperoleh sebanyak 32.886 suara atau malah kehilangan sebanyak 9.138 suara.