BANJARMASIN – Sepuluh sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dijaring Satlantas Polresta Banjarmasin, kemarin (15/7) pagi.

Terjaring di oprit Jembatan Alalak 2, perbatasan antara Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala.
Sebelum ditilang, knalpot bising itu diuji dengan alat khusus. Jika melebihi standar dan memicu polusi suara, bakal ditindak.

Wakasat Lantas AKP R Djoko Setiawan mengatakan, knalpot brong sudah menjadi keluhan umum masyarakat.

"Bunyinya mengganggu konsentrasi pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Operasi sudah digelar di kawasan Teluk Tiram, Alalak, Simpang Gatot dan Sultan Adam. Dalam sehari, bisa terjaring 25 sampai 30 pemotor.

“Kami sistem hunting, biasanya pagi. Kalau ketemu dicegat,” tukasnya.

“Kami berharap, kawula muda semakin mengerti. Bahwa ini knalpot untuk motor sport,” tutup Djoko yang didampingi KBO Ipda Sunaryanto. (lan/fud/ema)