PROKAL.CO,

Bagi Dinas Pendidikan Banjarmasin, jumlah guru dan siswa yang positif itu teramat sedikit. Hanya nol koma nol persen.

---

BANJARMASIN – Sepekan berjalan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Banjarmasin dievaluasi. Bisa ditebak, muncul penularan di sekolah.

Di jenjang SD, tiga siswa dan satu guru positif terinfeksi COVID-19. Ditambah satu guru dan satu siswa di jenjang SMP.

Alih-alih menghentikan, Disdik kukuh melanjutkan PTM. Alasannya, jumlahnya belum gawat.

Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menyebutkan, jumlah kasus positif untuk murid SD hanya 0,01 persen (tiga kasus dari 28.546 siswa) dan 0,05 persen untuk guru (satu kasus dari 1.775 pengajar).