PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, bulan ini merilis angka kemiskinan di Kalsel. Berdasarkan data terakhir mereka, penduduk miskin di Banua pada periode Maret 2021 mencapai 208,11 ribu. Angka ini bertambah 20,24 ribu dibandingkan Maret 2020.

Kepala BPS Kalsel Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah mengatakan, jika dibandingkan dengan September 2020 penduduk miskin juga bertambah. Dari 206,92 ribu, menjadi 208,11 ribu orang.

Dia mengungkapkan, jika berdasarkan tempat tinggal pada periode September 2020 - Maret 2021 jumlah penduduk miskin di perkotaan meningkat 2,28 ribu. "Sedangkan di perdesaan mengalami penurunan sebanyak 1,09 ribu," ungkapnya.

Meski setahun terakhir warga miskin di Banua meningkat. Namun, secara umum menurut Yos selama 2016 - 2021 tingkat kemiskinan di Kalsel, baik sisi jumlah maupun persentase terus mengalami penurunan.

"Karena pada Maret 2016 angka kemiskinan sempat 195,70 ribu, lalu pada Maret 2020 turun sampai di angka 187,87 ribu. Baru setahun terakhir kembali naik," ungkapnya.

Menurutnya, tingkat kemiskinan Kalsel pada September 2020 sampai Maret 2021 mengalami peningkatan secara tidak langsung dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal 2020.