PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Sidang pendahuluan sengketa perselisihan hasil (PHP) Pilgub Kalsel, dilaksanakan Rabu (21/7) lusa. Usai satu hari Hari Raya Idul Adha. KPU Kalsel, saat Idul Adha akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti sidang esok harinya.

“Mau bagaimana lagi. Lebaran di sana (Jakarta). Kalau berangkat Rabu tak akan keburu,” ujar Komisioner KPU Kalsel Divisi Hukum, Nur Zazin kemarin.

Usai sidang pendahuluan, dia menerangkan pihaknya tetap akan berada di Jakarta. Pasalnya, sidang lanjutan yang berisi jawaban diprediksi akan digeber tiga hari setelah sidang pendahuluan.

“Usai sidang pendahuluan dengan mendengarkan petitum permohonan dari pemohon, kami (KPU) akan koordinasi langsung dengan kuasa hukum. Jadi bertahan di Jakarta,” tuturnya.

Penerapan PPKM Darurat di Jakarta sedikit banyak membuat pihaknya kerepotan. Tak hanya menyiapkan kartu atau bukti sudah di vaksin. Pihaknya juga harus bisa menunjukkan hasil negatif tes PCR. “Semoga saja semuanya negatif. Besok (hari ini) kami tes semua,” bebernya Zazin.

Soal bukti vaksin, pihaknya tak pusing. Pasalnya semua komisioner serta staf KPU Kalsel sejak lama sudah divaksin semua. Hanya tes negatif PCR ini yang membuat pihaknya was-was. “Doakan semoga lancar,” ucapnya.