PROKAL.CO,

BANJARBARU - Lonjakan kasus Covid-19 mulai mengganas akhir-akhir ini. Selain tambahan kasus positif, angka kematian juga bak meroket. Bayangkan saja, sehari sampai ada lima pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal.

Selain angka kematian yang naik. Rumah Sakit (RS) yang jadi rujukan penanganan pasien Covid-19 juga mulai kewalahan. Saat ini saja, pasien yang dideteksi tertular Covid-19 masih antri di IGD RS Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru sebagai rumah sakit rujukan.

Menilik data dari RSDI Banjarbaru per tanggal 21 Juli 2021, saat ini ada 71 pasien Covid-19 yang dirawat. Karena melebihi kapasitas ruangan khusus perawatan Covid-19 yang ada, RS terpaksa harus memungsikan ruangan lainnya yang sebelumnya digunakan untuk pasien penyakit umum.

"Sekarang ada total enam ruang yang difungsikan untuk perawatan Covid-19. Yakni ruang Parkit, Kasuari, Gelatik, Murai, Kenari serta Perina. Untuk antrian di IGD sekarang (kemarin siang) ada empat," kata Kasi Pelayanan Medik RSD Idaman, dr Siti Ningsih.

Adapun, untuk jumlah pasien yang meninggal di tanggal 21 Juli 2021 atau kemarin. Siti memaparkan bahwa ada tujuh pasien yang dinyatakan meninggal dengan rincian lima terkonfirmasi positif dan sisanya berstatus probable serta suspek.

"Untuk kategori usia pasien beragam. Kebanyakan pasien yang datang sudah dengan kondisi berat dan perlu ICU sementara ICU full dimana-mana. Kemungkinan pasien menahan diri di rumah lalu (dirujuk) ke RS ketika sudah berat," jelas Siti.