PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Sedianya kemarin adalah hari terakhir pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK. Namun, badan kepegawaian negara (BKN) memperpanjang tahapan pendaftaran hingga 26 Juli mendatang.

Padahal sampai kemarin, pelamar di dua formasi itu jumlahnya lumayan tinggi yakni sebanyak 5.515 pelamar. Untuk CPNS sebanyak 3.151 pelamar, sedangkan PPPK 2.364 pelamar, yang terdiri dari 149 PPPK non guru dan 2.215 pelamar di kategori PPPK guru.

“Kabarnya perpanjangan masa pendaftaran ini karena untuk memberi kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat,” ujar Sulkan kemarin, sembari menerangkan surat edaran perpanjangan tahapan seleksi diterima pihaknya Senin (19/7) tadi dari BKN. 

Menurut Sulkan, meski tahapan penutupan pendaftaran diundur, pihaknya yakin tak akan mengganggu persiapan tes lanjutan pada 25 Agustus sampai 4 Oktober mendatang. “Tak mengganggu persiapan kami. Waktunya masih panjang,” imbuhnya.

BKD Kalsel sendiri sudah menyiapkan 200 perangkat laptop untuk pelaksanaan tes SKD nanti. Tempatnya masih seperti sebelumnya, yakni di Gedung Ideham Chalid Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru. “Kami sudah siap. Termasuk konsepnya yang akan menerapkan protokol kesehatan ketat saat pelaksanaan tes SKD nanti,” terang Sulkan.

Selain menerapkan protokol kesehatan ketat. Jumlah peserta tes nanti terang Sulkan akan dibatasi jumlahnya. Jika sebelumnya sehari lima kali pelaksanaan tes SKD, kali ini akan digelar hanya tiga kali sehari. “Kami tak ingin kejadian kerumunan massa yang akan menimbulkan penularan Covid-19,” sebutnya.