PROKAL.CO,

BANJARBARU - Meski sudah diusulkan sejak 2018, namun hingga kini Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum belum bisa merealisasikan pembangunan gudang penyimpanan obat untuk para pasien.

Kepala Bidang Penunjang Medik pada RSJ Sambang Lihum H Rudi mengatakan, sebelumnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk pembangunan gudang obat sempat tersusun, namun pelaksanaannya tertunda lantaran ada refocusing anggaran.

"Jadi pembangunan gudang obat untuk RSJ Sambang Lihum belum bisa terealisasi," ujarnya, Rabu (21/7).

Padahal menurutnya, gudang obat tergolong mendesak di RSJ Sambang Lihum. Sebab, saat ini rumah sakit terpaksa menyimpan obat-obatan di beberapa tempat terpisah. "Obat-obatan saat ini ada yang disimpan di ruang laboratorium, IPSRS, hingga ruang pelayanan anak dan remaja," ujarnya.

Meski sudah melakukan penyimpanan standar dengan pengaturan suhu, namun menurut Rudi, RSJ Sambang Lihum tetap memerlukan gudang obat sentral. "Agar lebih memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," bebernya.

Selain itu,dia mengungkapkan, dengan adanya ruang khusus nantinya ruang pelayanan lain yang saat ini dimanfaatkan untuk penyimpanan obat bisa dimaksimalkan hanya untuk melayani pasien.