TANJUNG – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tabalong disetop sementara. Setidaknya mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021 mendatang.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Tabalong, Taufiqurrahman Hamdie menegaskan kebijakan itu karena Tabalong ditetapkan berstatus Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Penetapan PPKM Level 3 berdasarkan hasil asesmen Kementerian Kesehatan RI dilihat dari tingkat penularan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. “Dari ketentuan level tiga itu untuk belajar PTM harus daring semua,” katanya, Senin (26/7).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong diminta mengeluarkan surat ke seluruh sekolah untuk tidak menggelar PTM. Kepala Disdik Kabupaten Tabalong, Mahdi Noor menjelaskan penerapan PTM di Tabalong berlangsung di 299 sekolah.

Berdasarkan rinciannya, TK ada sebanyak 53 sekolah, jenjang SD sebanyak 189 sekolah, dan SMP sebanyak 57 sekolah. "Untuk SMP seluruhnya sebanyak 60 sekolah. Tinggal tiga sekolah yang belum (PTM, Red)," katanya.

Sementara untuk tingkat SD, sebelumnya ada sebanyak 31 sekolah yang dinyatakan dalam proses menju pelaksanaan PTM. Itu dari keseluruhan SD di Tabalong yang berjumlah sebanyak 220 sekolah. (ibn/dye/ema)