RANTAU - Sudah berjalan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Sanggul di lokasi baru di Jalan Terantang Kecamatan Tapin Utara. Sekarang progresnya mencapai 38,47 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tapin, Yustan Azidin menuturkan pembangunan rumah sakit di lokasi baru ini memang ada kendala. Pengangkutan material terhambat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). "Jadi pengiriman bahan baku dan besi sedikit terlambat," katanya saat ditemui di ruangannya didampingi Kabid Cipta Karya Fahmi Rizal, Senin (9/8).

Walaupun terlambat, tidak terlalu berpengaruh signifikan atas target pembangunan rumah sakit tersebut. Sesuai kesepakatan pada 31 Desember 2021 selesai. "Paling lewat satu atau dua hari. Ini masih batas wajar," jelasnya.

Pembangunan ini memakai dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Anggarannya Rp150 miliar.

Pembangunan fisik sekitar Rp125 miliar, dan penyediaan peralatan rumah sakit sekitar Rp25 miliar. Ada tiga gedung yang dibangun. "Sekarang pembangunan sudah berjalan pekan ke-33," katanya .

Gedung A dibangun untuk poliklinik, MCU, Satelit Farmasi, Rehab Medik, Cafetaria, HD, UTDRS, Rekam Medik, Kantor dan Aula. Sudah terbangun dinding. Lalu gedung B terdiri dari UGD, BK, BDRS, Laboratorium Radiologi, Farmasi, OK, CSSD, ICU, NICU, Picu dan HCU. Sedangkan gedung C terdiri dari ruang rawat inap, ruang jenazah, dan gardu PLN. (dly/dye/ema)