PARINGIN – Untuk kesekian kalinya, portal pembatas ketinggian Jembatan Paringin, Kabupaten Balangan, sebagai tanda kendaraan besar dilarang melintas, kembali ambruk. Senin (16/8).

Yang cukup aneh, portal dengan tinggi 2,5 meter ini biasanya tertabrak oleh mobil besar pada malam hari, namun kali ini terjadi di siang bolong. Tidak bisa menyalahkan kurangnya pencahayaan.

Diketahui truk penabrak portal yang mengangkut Sembako ini, memiliki ketinggian melebihi 2,5 meter, datang dari Kabupaten Tapin, tujuannya Kabupaten Tabalong.

Akibatnya, portal jembatan yang tertabrak tersebut mengalam kerusakan, hampir tercabut dari fondasinya, dan truk sendiri juga tak luput dari penyok pada bagian atas.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden kali ini, karena lalu lintas sedang sepi. Sopir dan penumpang di sampingnya pun tidak mengalami luka.

Kasat Lantas Polres Balangan, AKP Imam Suryana mengungkapkan, berdasarkan keterangan sopir, yang bersangkutan mengaku mengantuk saat mengemudi melintas Jembatan Paringin, sehingga tidak fokus dengan keberadaan portal.

“Sopir bersedia bertanggung jawab terhadap kerusakan portal yang terjadi, dengan melakukan perbaikan,” ucapnya.

Dampak dari tertabraknya portal ini, sempat membuat lalu lintas macet, karena proses evakuasi memakan waktu yang cukup lama. (why/ema)