BATULICIN – Rumah Sakit Marina Permata secara resmi telah siap mengoperasikan ruang isolasi dan membuka layanan rawat inap untuk pasien COVID sesuai Surat Keputusan Bupati tentang Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Lini Ketiga, hal ini sejalan dengan arahan pemerintah agar seluruh Rumah Sakit di Indonesia termasuk Rumah Sakit Swasta agar dapat memberikan layanan pasien COVID-19.

"Sebagai bentuk kepedulian RS Marina Permata telah mengambil langkah cepat untuk menambah fasilitas ruang isolasi serta alat medis di RS Marina Permata yang siap beroperasi penuh pada Pada hari Senin (23/8/2021) untuk merawat pasien COVID-19)” kata dr Dwi Kartika Purbaningrum selaku Manager Pelayanan.

"Ruang isolasi ini, steril dan aman sehingga RS Marina Permata terus menjalankan misinya dengan membantu merawat pasien yang membutuhkan perawatan, baik pasien COVID-19 maupun pasien umum dengan pemisahan gedung untuk menjamin tidak terjadi penularan jelasnya

Ruang isolasi tambahan ini," jelas dr Tika. Sebelumnya secara bertahap sudah beroperasi 15 bed di RS Marina Permata untuk menangani pasien COVID-19.

Untuk biaya perawatan, dengan dikeluarkannya Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/4718/2021 Tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bagi rumah sakit penyelenggara pelayanan Corona Virus Disease (Covid-19) RS Marina Permata berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Tanah Bumbu dan pihak terkait termasuk BPJS Kesehatan agar pasien tidak perlu membayar sejak awal dirawat.

"Jadi pasien Covid-19 yang dirawat di RS Marina Permata tidak dikenakan biaya dan langsung ditangani dahulu," ujarnya.

Kesiapan ruang isolasi RS.Marina Permata telah dilengkapi tenaga medis dengan alat pelindung diri (APD) yang jumlahnya memadai menggunakan standar WHO dari level 1 hingga level 3 dan tetap menjaga kewaspadaan berbasis transmisi seperti transmisi kontak (contact), percikan (droplet), dan udara (airbone).

"Tidak hanya itu, seluruh tenaga medis tinggal di fasilitas ruangan yang disediakan oleh RS Marina Permata dengan sistem bergiliran untuk istirahat dan pengawasan ketat. Termasuk, tambahan vitamin untuk menjaga kesehatannya. Beberapa program rutin pemeriksaan berkala kami lakukan agar seluruh karyawan terhindar dari kemungkinan infeksi Covid-19 ini," jelasnya.

Ditambahkan dengan peningkatan kasus pasien COVID-19 di Tanah Bumbu yang semakin tinggi dan Pemerintah Kabupaten yang telah menaikkan status Kabupaten Tanah Bumbu menjadi PPKM level 4, juga menjadi landasan utama Rumah Sakit Marina Permata membuka layanan rawat inap untuk pasien COVID demi meningkatkan Mutu Rumah Sakit dan kepuasan masyarakat.

Selanjutnya, pihak RS Marina Permata juga menyediakan pelayanan berupa rapid test dan swab test dengan RT-PCR bekerja sama dengan laboratorium rujukan pemerintah maupun laboratorium non-rujukan pemerintah untuk meningkatkan akurasi diagnostik pasien dengan kriteria ODP, PDP, dan Covid-19.

Khusus SWAB test, dalam waktu dekat pihak RS Marina Permata akan menambah LAB BSL2 serta alat PCR Test demi melayani kebutuhan masyarakat tanah bumbu, agar proses pemeriksaan bisa berjalan cepat. (mat)