TANGERANG - Barito Putera menelan kekalahan kedua beruntun saat meladeni Bali United dengan skor 1-2 di pertandingan pekan kedua Liga 1 di Stadion Indomilk Arena pada Sabtu (11/9) lalu. Pelatih Barito Putera, Djajang Nurjaman langsung memberikan evaluasi terhadap seluruh lini.

Pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut membeberkan kekalahan kedua Barito karena kurangnya konsentrasi lini belakang. "Jalannya pertandingan sendiri kami sempat unggul. Tapi kehilangan fokus, sehingga dua gol balasan dari Bali United bersarang ke gawang kita. Itu hal yang harus diperbaiki di pertandingan berikutnya," kata Djanur dikutip dari sumber LIB dan klub.

Perlu diketahui, bek andalan Barito Putera Cassio de Jesus harus absen saat timnya melawan skuat Serdadu Tridatu (Bali United FC). Pelatih asal Majalengka itu tak memungkiri absennya bek tangguh asal Brasil tersebut benar-benar terasa.

Djanur menginginkan catatan merah ini harus segera diperbaiki sebelum melawan Borneo FC di pertandingan Liga 1 pekan ketiga akhir pekan nanti. "Saya pikir terlepas dari tidak mainnya Cassio, harus diperbaiki juga komunikasi antara empat pemain belakang kami di kotak penalti," tuturnya.

Terutama koordinasi secara vertikal antar lini, dan secara horizontal antar pemain dalam satu lini. "Saya tidak ingin menyalahkan gelandang kurang memberikan suplai bola. Tapi, saya pikir pergerakan striker juga perlu diperbaiki ke depan. Makanya tadi kami mencoba mengganti dengan pemain yang baru. Hasilnya cukup ada perubahan, sehingga tidak menutup kemungkinan ke depan kami akan melakukan rotasi," tuntasnya. (bir/dye/ema)