BANJARMASIN - Setelah PPKM level 4 yang berjilid-jilid, akhirnya Banjarmasin dan Banjarbaru bisa turun ke level 3. Penurunan ini sudah diprediksi oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, M Muslim sebelumnya. 

Dia sebelumnya sangat yakin bakal diturunkan karena beberapa indikator menunjukkan hasil yang bagus. Seperti transmisi penularan dan indikator kapasitas peningkatan respon. “Memang dari hasil asessmen mengarah ke penurunan level. Alhamdulillah terbukti,” ujarnya.

Jika Banjarmasin dan Banjarbaru berhasil turun level, berbeda dengan Kotabaru. Daerah ini masih dinyatakan PPKM level 4 bersama lima kabupaten dan kota lain di Indonesia, yakni Banda Aceh, Medan, Palangkaraya, Palu dan Bangka. “Memang dari hasil asessmen Kemenkes lalu, Kotabaru masih perlu penanganan intensif. Khususnya di indokator tracking, testing dan treatmen yang belum menunjukkan hasil memuaskan,” kata Muslim. 

Dia mewanti-wanti, meski Banjarmasin dan Banjarbaru berhasil turun level, masyarakat tak harus euforia. Apalagi terangnya, sesuai instruksi Kemendagri, status PPKM level 4 untuk Banjarmasin, Banjarbaru termasuk Kotabaru diputuskan sampai 20 September mendatang. “Ini kan baru dari Menko, kita tunggu dulu dari Kemendagri,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pada Senin (13/9) malam, Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyampaikan hasil evaluasi mingguan, hanya Kotabaru di Kalsel yang masih berstatus PPKM level 4. Sementara Banjarmasin dan Banjarbaru dinyatakan turun ke level 3.

Airlangga menyampaikan, meski Kotabaru masih berstatus PPKM level 4, namun beberapa indikator seperti kasus konfirmasi, kesembuhan, tingkat kematian maupun BOR sudah lebih baik. “Meski baik, namun tetap kita kenakan di level 4,” tuturnya.

Dia menambahkan, penetapan kembali PPKM level 4 di Kotabaru juga menunggu capaian vaksinasi minimal 20 persen. Kotabaru sendiri menjadi salah satu diantara 11 kabupaten kota yang capaian vaksinasinya masih di bawah rata-rata nasional.

Sementara, berdasarkan data Satgas Covid-19 Kalsel kemarin, penambahan kasus baru di Kotabaru relatif kecil. Hanya 9 orang. Berbeda dengan Banjarmasin yang mengalami penambahan kasus baru sebanyak 12 orang, begitu pula dengan Banjarbaru, penambahan sebanyak 10 orang. (mof/ran/ema)