BANJARMASIN – Proyek pelebaran jalan di kawasan Masjid Jami Sungai Jingah masih dikerjakan. Pantauan Radar Banjarmasin kemarin (16/9), alat berat tampak mengeruk tanah untuk pemasangan drainase.

“Iya, benar. Pelebarannya dilanjutkan. Saat ini sedang pemasangan drainasenya,” kata Kabid Jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Chandra.

Pelebaran itu mesti rampung tahun ini juga, sebelum bulan November mendatang.

Selain drainase, juga ada pengaspalan dan pembangunan trotoar. “Yang diaspal meliputi jalan baru (yang dilebarkan) maupun jalan lama di sebelahnya,” tambahnya.

Secara keseluruhan, panjang jalan yang dilebarkan mencapai 113 meter.

Terhitung dari turunan Jembatan Sulawesi hingga ke depan gang simpang masjid. Sedangkan lebarnya dijadikan 12 meter.

Menilik papan proyek yang terpampang di sana, anggaran yang dikucurkan sebesar Rp1,624 miliar. Semuanya bersumber dari APBD.

Ketika disinggung bagaimana nasib Jembatan Sulawesi II, ia mengaku belum bisa memastikan kapan mulai dikerjakan. “Saat ini belum,” tutupnya.

Pelebaran ini memang sudah mendesak. Karena turunan jembatan itu terbilang ekstrem, dari lebar mendadak menyempit. Pengguna jalan yang biasa melintas di situ pasti pernah merasakannya.

Masyarakat pun sudah menunggu-nunggu. Salah seorang pengendara, Syaukani menyambut baik proyek tersebut.
“Biar pengguna jalan nyaman melintas, tak macet dan kembali enak dipandang,” tutup warga Pasar Lama itu. (war/fud/ema)