BANJARMASIN – Sejak kemarin (20/9) sampai 14 hari ke depan, Polresta Banjarmasin menggelar Operasi Patuh Intan 2021.

Selain tujuan menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, operasi juga bertujuan untuk menekan penyebaran COVID-19. Sesuai pesan Kapolda Kalsel Irjen pol Rikwanto.

“Operasi ini tanpa tindakan represif. Mengutamakan pencegahan dan edukasi prokes,” tegas Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan.

Tapi bukan berarti pelanggaran bakal ditoleransi. Kasat Lantas Kompol Gustaf Adolf Mamuaya menambahkan, tetap ada sanksi.

“Contoh jika berkendara tak memakai helm, menggunakan knalpot brong, atau ikut-ikutan balapan liar. Maka tetap ditilang,” kata Adolf.

Jauh-Jauh dari Ambon

Sebanyak 935 warga divaksin di GOR Hasanuddin HM di Jalan Pangeran Antasari, kemarin (20/9). Layanan itu diberikan Satlantas Polresta Banjarmasin.

Warga dengan bersemangat mengantre untuk menerima vaksin.

Salah satunya adalah Arfin Rudy, 22 tahun, yang ternyata merupakan warga Kota Ambon, Maluku.

“Ini vaksinasi dosis kedua. Yang pertama saya peroleh di Ambon. Datang ke Banjarmasin karena ada keperluan pekerjaan,” jelasnya.

Vaksinasi dipantau kapolresta. Ia mewanti-wanti agar kerumunan bisa dicegah. “Mengantisipasi kemunculan kerumunan, peserta vaksinasi diarahkan untuk tidak berkumpul di dalam GOR,” kata Rachmat. (lan/fud/ema)