KANDANGAN – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Peribahasa ini cocok untuk JMI (42), warga Desa Teluk Serikat, Kecamatan Bajang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Gara-gara kecelakaan lalu lintas yang dialami, Senin (27/9), terbongkarlah kedoknya. Pria ini ternyata seorang pengedar narkoba jenis sabu. Maka, jeruji besi pun menantinya.

Dari informasi dihimpun, tertangkapnya pria lulusan sekolah dasar ini berawal saat JMI pulang ke rumah menggunakan mobil. Dalam perjalanan, tepatnya di kawasan Jalan Sudirman, Desa Hamalau, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), ia menabrak seorang pengendara motor.

Untungnya korban tidak mengalami luka parah, hanya lecet saja. Aparat yang mengetahui peristiwa itu langsung ke lokasi. JMI dibawa ke pos polisi di Jalan Aluh Idut, Kelurahan  Kandangan Kota.

Ia panik dan gelisah saat dibawa ke pos. Aparat curiga dengan tingkahnya itu dan memeriksa tubuh dan tas yang dibawanya. Dua paket sabu seberat 50,07 gram ditemukan. Barang haram itu terbungkus plastik es krim di dalam tas.

JMI pun akhirnya diserahkan ke Sat Resnarkoba Polres HSS untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rabu (29/9), kepada polisi ia mengaku sabu yang ditemukan itu untuk dijual. “Cukup lama sudah menjadi pengedar sabu,” ucapnya.

Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasubbag Humas AKP Suherman membenarkan aparat telah mengamankan seorang pria diduga pengedar sabu.

Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112  ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun kurungan penjara,” tegas Suherman. (shn/ema)