BANJARMASIN – Rumah indekos 10 pintu di Jalan Pramuka Kompleks Semanda V Banjarmasin Timur ludes terbakar, Sabtu (2/10) malam.

Dua keluarga kakak beradik yang mengontrak di sana dan sedang menggelar selamatan pun bubar.

“Sajian nasi kuning sudah dihidangkan. Mau menyuap, tetangga seberang rumah berteriak kebakaran. Kami langsung berhamburan keluar. Ternyata api sudah menjalar di atap kami,” kata Yunani, 39 tahun.

Adiknya, Yahya juga mengontrak di sana. Persis di sebelah tempat tinggalnya.

“Selamatan biasa. Kami lima bersaudara bersyukur atas kesehatan mama yang membaik dari sakitnya,” tambahnya.

Menurut kesaksian tetangga, api berasal dari bagian kontrakan yang kosong. Berada di belakang hunian Yunani dan Yahya.

“Kurang tahu penyebabnya, tapi katanya api berasal dari belakang. Pemiliknya beda dengan tempat yang kami sewa. Tapi karena terlalu berdempetan, api jadi mudah menjalar,” kisahnya.

Relawan damkar menghadapi banyak tantangan. Mengingat sumber air yang jauh dan aliran listrik di lokasi yang masih menyala.

“Beberapa BPK (Bantuan Pemadam Kebakaran) sudah cepat datang kemari. Tapi aliran listrik belum padam. Jadi tak bisa disemprot,” lanjut Yunani.

Kemarin (3/10) di lokasi musibah ada Sekretaris Dewan Kelurahan Sungai Lulut, Fajar Ferdianady yang sedang berkoordinasi dengan para ketua rukun tetangga.

Dikatakannya, bantuan dari dermawan terus berdatangan. Seperti uang tunai dan pakaian. Tapi menurutnya yang paling dibutuhkan adalah makanan siap saji.

“Sementara korban kebakaran tinggal di tempat tetangga atau kerabatnya. Kebetulan tak jauh dari sini,” ujarnya.

Di tempat berbeda, masih di Banjarmasin Timur, kemarin (3/10) jam 9 pagi sebuah rumah besar di Jalan Benua Anyar nyaris habis terbakar.

Rumah kayu itu berada persis di seberang Rumah Makan Soto Bang Amat yang tersohor itu.

Pemicunya, pemilik rumah lupa mematikan kompor saat menjerang air. “Kami mau ke Pasar Pagi. Saya duluan berangkat, istri menyusul. Rupanya ia lupa mengecek kompor,” kata Ansyarullah, 35 tahun, pemilik rumah.

Ansyarullah baru menyadari rumahnya terbakar saat berada di pasar. Ketika tetangganya ramai menghubungi teleponnya.

Untungnya, mertuanya yang sedang sakit dan tinggal di rumah telah diselamatkan para tetangga. “Sebagian lagi menyelamatkan harta benda kami. Kebetulan kanan dan kiri rumah masih terhitung kerabat,” tambahnya.

Di Kompleks Semanda dan Benua Anyar, telah dipasangi garis polisi oleh Polsek Banjarmasin Timur. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. (lan/at/fud)