BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin memutuskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kembali dilaksanakan. Namun, masih dalam jumlah yang terbatas lantaran untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

Namun demikian, PTM memberikan dampak positif pada penjualan tas sekolah. Rahma, pedagang tas di kawasan Jalan Sultan Adam Banjarmasin menuturkan terjadi peningkatan penjualan tas sekolah setelah pemerintah memperbolehkan PTM.

“Anak-anak sekolah banyak yang memerlukan tas sekolah baru. Di toko kami bahkan bisa terjual antara enam hingga sepuluh buah tas sekolah dalam sehari,” ungkap Rahma, belum lama tadi.

Rahma menambahkan peningkatan penjualan tas sekolah ini berbanding lurus dengan jumlah ketersediaan dan harga jualnya.

“Alhamdulillah, pasokan tas sekolah sekarang cukup banyak. Selain itu, harganya juga masih terjangkau, tidak mengalami kenaikan. Yakni, di kisaran Rp100 ribuan hingga Rp200 ribuan per buah,” paparnya.

Ditanyakan mengenai keuntungan, Rahma memprediksi akan dapat untung 30 persen hingga 50 persen lebih banyak. “Alhamdulillah, walaupun masih dibayangi pandemi Covid-19, usaha kami mulai membaik. Semoga pandemi ini segera berakhir, sehingga bisa nor mal kembali s eper ti dulu,” harapnya.

Sementara itu, Fauzan, salah satu konsumen mengaku memerlukan tas sekolah baru untuk anaknya. “Saat ini jadwal masuk sekolah masih selang seling. Sementara, tas sekolah anak saya sudah rusak, jadi lebih baik beli tas sekolah baru,” tandasnya. (oza/yn/bin)