KOTABARU - Mengusung misi literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel menjadi bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112. Tim perpustakaan keliling membawa paket literasi dan hiburan edukasi ke anak-anak dan warga ke desa-desa di pelosok Kotabaru awal Oktober tadi.

Salah satunya ke adalah Desa Rantau Jaya Kecamatan Sungai Durian. Kepala Dispersip Nurliani Dardie Hj Nunung mengatakan desa ini sangat pelosok dan terisolir. "menuju ke sana jauh, jalan banyak rusak. Di sini juga belum mendapat aliran listrik, jadi kami gelap-gelapan saat malam hari,” ceritanya seusai pulang dari sana.

Nurliani mengatakan desa-desa yang dikunjunginya sebenarnya tak semua yang masih belum disentuh listrik. Beberapa ada yang sudah dimasuki listrik. "Namun terbatas, misalnya hanya nyala dari jam 6 sore sampai pagi," ucapnya yang mengatakan karena sudah berpengalaman mengikuti program literasi ke pelosok-pelosok desa, mereka sudah membawa persiapan penerangan sendiri.

Sekolah yang dikunjungi Dispersip adalah  SDN 1 Rantau Buda, SD Negeri Manunggul Baru dan SMP Negeri 1 Sungai Durian. Di sini, para siswa rupanya telah mengetahui bakal ada kunjungan dari perpustakaan keliling Dispersip. Tim Perpus Palnam disambut dengan antusias.

Satu yang menjadi perhatian Nurliani, banyak warga dan anak-anak di desa tidak mendapatkan akses ke buku. Siswa di desa misalnya tidak mendapatkan buku sesuai usia mereka. "Buku-buku anak-anak selama ini masih kurang," ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1 Rantau Buda, Sukimin tak menyangka pepustakaan keliling milik Dispersip Kalsel sampai ke lokasi sekolah mereka. “Dari Banjarmasin jauh-jauh hingga ke pelosok sini, ini sebuah perjuangan yang sungguh luar biasa,” ujar Sukimin.
 
Perpustakaan memang sangat terbatas, bahkan di sekolah-sekolah. Warga sendiri belum memiliki banyak akses ke informasi dan buku-buku. Karena itu, Perwira Seksi Teritorial Kodim 1004/Kotabaru Kapten Chb Supriyanto mengatakan sangat berterima kasih dengan partisipasi Tim perpus palnam. "Kami berharap bisa datang dan berkunjung lagi, minimal sebulan sekali, agar anak-anak mendapatkan ilmu dan informasi baru,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Rantau Jaya Sardia. Dia gembira dengan kedatangan Tim Perpus Palnam dari ibukota Kalsel. “Memang daerah terpencil di sini,  rata-rata warga kami petani. Ini hiburan karena hadirnya program TMMD ini yang dimeriahkan Tim Pusling Pemprov Kalsel,” ucapnya.

Kepala SMPN 1 Sungai Durian Jhon Freddly Pane yang juga dikunjungi Dispersip  merasa sangat beruntung.“Semoga di lain kesempatan dapat kembali memberikan layanan pada kami,” harapnya. (rls/by/ran)