RANTAU - Nekat melakukan aksi pencurian pengait ban serep tronton pada sebuah gudang di Jalan A Yani Desa Suato Tatakan RT 8 RW 3, Kecamatan Tapin Selatan, Syamsiar (25) harus berurusan dengan polisi, Jumat (8/10).

Pengungkapan kasus ini berawal saat pelapor, Jumlianoor sedang memperbaiki mesin bersama Munawwarah. Tiba-tiba,  Syamsiar, warga Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, masuk rumah. Keduanya waktu itu ia tidak menaruh curiga.

Sesaat kemudian,  Syamsiar keluar dari arah belakang rumah lewat samping. Ia membawa 1 karung dan 1 buah besi. Ada yang tidak beres, Munawwarah  lari untuk menghentikan pelaku. Ia menarik bajunya sambil berteriak.

Mendengar itu, Jumlianoor bergegas mendatangi,  disusul warga dekat rumah, Ternyata pria itu adalah maling. Mereka langsung mengamankan pemuda berusia 25 tahun tersebut.

Kapolsek Tapin Selatan Iptu Sunardi mengatakan, dalam kasus pencurian ini,  kerugian ditaksir sekitar Rp 8 juta. Untuk pelaku sudah diamankan usai pihaknya menerima laporan warga.

"Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 buah karung, 1 buah besi pengait ban serep tronton, satu buah kompresor tronton, 7 buah baut dan 1 buah pipa besi," pungkasnya, Sabtu (9/10). (dly)