BANJARMASIN – Ini memprihatinkan. Di seberang eks kantor Gubernur Kalsel di Jalan Sudirman, sampah menumpuk di kawasan wisata siring Sungai Martapura.

Tak hanya menumpuk di satu titik, tapi sudah menyebar ke sisi pagar Siring Nol Kilometer. Bungkusan-bungkusan itu tampaknya merupakan sampah rumah tangga.

Bagi Nani, bukan hanya tak enak dipandang, tapi juga menimbulkan bau. “Harusnya ada petugas yang mengangkut, jangan dibiarkan,” kata warga Jalan Veteran, Banjarmasin Timur ini.

Nani juga kerap melihat bungkusan sisa makanan dan minuman berserakan di siring. Dibuang pelancong yang jorok.

Mengingat siring adalah wisata andalan Banjarmasin, keadaan ini bisa mendatangkan kesan negatif bagi orang luar kota yang berkunjung. “Padahal kan di sini sering ada event-event besar,” sesalnya.

Senada dengan pengunjung lainnya, Ahmad. Dia menyarankan pemko menyiagakan petugas untuk berjaga di siring. “Tapi sementara, mudah-mudahan sampahnya lekas diangkut,” harapnya.

Ketika dikonfirmasi, Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Marzuki mengatakan, sampah itu sebenarnya sudah sering dibersihkan.

Tapi tetap saja banyak yang membandel membuang ke sana. Pernah pula dipasangi spanduk larangan. “Tapi tak lama habis dipasang, malah hilang,” ujarnya.

Marzuki mengingatkan, DLH sudah menyediakan tempat pembuangan sementara (TPS) resmi tak jauh dari sana. Persisnya dekat Jembatan Pasar Lama.

Pernah pula Marzuki berkoordinasi dengan kelurahan setempat. Tapi memang tak mudah. “Jalan terakhir, berkoordinasi dengan Satpol PP,” tegasnya. (gmp/jy/fud)