JAYAPURA - Karateka Kalsel gagal mempersembahkan medali untuk kontingen Wasaka di ajang PON XX Papua yang berlangsung di GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu, Kota Jayapura, kemarin (13/10). Harapan terakhir medali dari Muhammad Mazlan juga kandas setelah dikalahkan perwakilan Kalimantan Timur, Adi Ardiansyah di perebutan juara ke-3 kelas kumite 55 kilogram

Setelah melewati pertarungan sengit, Mazlan harus takluk menerima kekalahan dengan skor telak 7-2. Mazlan bertanding sebanyak tiga kali selama kejuaraan. Di pertandingan pertama, Mazlan berhasil menang dengan skor tipis atas wakil Bali, I Made Ichiro Dharmayuda. Pada partai semifinal, Mazlan sempat mengalami cedera di bagian lutut kala kontra atlet Lampung, Ari Saputra. Kondisi tersebut membuat Mazlan tak mampu tampil maksimal sehingga gagal melaju ke final. Di perebutan medali perunggu, Mazlan juga gagal menang di derby Kalimantan tersebut.

Pelatih karate Kalsel, Donaldo menyayangkan hasil yang diraih. Menurutnya cedera yang dialami di semifinal telah memengaruhi penampilan Mazlan. "Ya sebenarnya Mazlan tadi sudah tampil bagus. Tapi, benturan yang terjadi saat ketemu karateka Lampung membuat permainannya berubah," jelasnya singkat.

Mazlan juga memohon maaf atas kegagalan ini. "Mohon maaf atas hasil yang kurang maksimal ini. Tentu cukup kecewa atas hasil ini. Namun, saya berjuang lebih keras lagi PON selanjutnya," janjinya.
Sebelumnya, M Saifa Alim gagal meraih medali di kelas kata putra setelah hanya meraih poin 22,4. Hasil ini memastikan tak ada satu medali yang diperoleh dari cabang karate. Padahal karate merupakan cabor yang ditarget meraih medali emas untuk Kalsel.(bir/gr/dye)