AMUNTAI - Puluhan seniman mural lokal di Kota Amuntai ikut ambil bagian pada Bhayangkara Festival Mural yang digelar Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (13/10). Aksi corat-coret ini berlangsung di basement Masjid Al-Hidayah Polres Hulu Sungai Utara dengan menerapkan prokes ketat cegah Covid-19.

Tema yang diangkat dalam event nasional ini yakni 'Peran Generasi Muda untuk Berkreasi Menyampaikan Informasi Positif di Masa Pandemi Covid-19'. "Saya angkat tema masker. Ini penting karena masih banyak warga yang abai akan pentingnya masker," ungkap Yadi yang menjadi peserta utusan dari Polsek Babirik. Yadi memang ingin menang dalam kompetisi ini. Namun, bisa ikut dalam aksi mural ini menurutnya sudah istimewa.

Salah satu peserta wanita, Nurul mengambil tema Indonesia Sehat dan Kuat. Utusan Polsek Banjang ini menggambar bola dunia dengan peta Indonesia dengan masker melindungi.

Kasubag Humas Polres HSU Iptu Momo mengatakan event ini sebagai upaya menyosialisasikan mural yang mengandung pesan positif di tengah pandemi saat ini. Lewat mural para seniman akan mampu mengedukasi masyarakat untuk tetap patuh prokes, saling peduli dan bersama menjaga Indonesia di tengah situasi seperti ini. "Peserta merupakan seniman dari tujuh polsek yang ada di wilayah hukum Polres HSU. Jadi ada polres yang mengirim dua seniman, ada juga hanya satu seniman," sebut Iptu Momo mewakili Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan.

Lukisan mural ini akan dinilai oleh dewan juri seperti dari Polres HSU, Disporapar HSU, dan senior seniman lokal. "Pemenang berhak mendapatkan trofi juara, dan sertifikat dari Bapak Kapolres HSU," jawabnya.

Juara umum akan dilombakan pada tingkat Polda Kalsel. Pemenangnya akan mewakili Polda Kalsel pada ajang di tingkat nasional.(mar/az/dye)