MARABAHAN - BNNK Batola memberikan penyuluhan akan bahaya narkoba secara serentak di tiga kecamatan, kepada pelajar SMP dan SMA.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari tipu daya kenikmatan narkoba. Kepala BNNK Batola, AKBP Agus Wijanarko, mengatakan, pihaknya terus berupaya menekan penyebaran dan pemberantasan narkoba. "Kemarin, Selasa, 12/ 10, kami berikan penyuluhan tentang bahanya narkoba di lingkungan masyarakat. Utamanya remaja usia sekolah," ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Rabu (13/10).

Penyuluhan ini sebut Agus, diikuti ratusan pelajar SMP dan SMA sederajat di tiga kecamatan berbeda. Dilakukan serentak di Kecamatan Marabahan, Barambai, dan Wanaraya.

Untuk Kecamatan Marabahan, diikuti 44 pelajar dari beberapa sekolah yang ada di Marabahan. Sedangkan di Kecamatan Barambai, diikuti 35 pelajar. Terakhir, di Kecamatan Wanaraya, diikuti 40 pelajar.

Agus menekankan, sasarannya memang anak muda atau anak-anak usia remaja yang masih sekolah. Terutama bagi anak-anak yang jauh dari perkotaan. "Dengan mendapatkan informasi dan penjelasan aktual secara lengkap, diharapkan anak-anak memahami akan bahanya narkoba," ujarnya.

Selain bahanya narkoba, penyuluhan ini juga menjelaskan betapa menderitanya pengguna penyalahgunaan narkoba. Serta dampak hancurnya masa depan generasi muda saat terjerat narkoba. "Jangan sentuh ataupun memakai narkoba. Hiduplah sehat tanpa narkoba," pesannya.

Terkait pemilihan wilayah penyuluhan, rupanya tidak asal. BNNK Batola sudah melakukan pemetaan daerah rawan peredaran narkoba. Tiga kecamatan yang dipilih karena memang termasuk kategori waspada peredaran narkoba. "Jadi, harus diberikan perhatian lebih, walaupun penyuluhan ini juga diminta oleh pihak kecamatan dan sekolah lain," ujarnya. (bar)