BANJARMASIN - Belum satu kali 24 jam Polsek Banjarmasin Tengah, berhasil menangkap para terduga pelaku pengeroyokan yang membuat korban berinisial MT (16) warga Jalan Simpang Pengambangan RT 28, mendapatkan empat bacokan.

Polsek Banteng dibantu tim gabungan Jatanras Satreskrim dan Timsus Polresta Banjarmasin, Polsek Banjarmasin Utara serta Jatanras Polres Banjarbaru dan Reskrim Polsek Banjarbaru Kota.

Mereka ditangkap dibeberapa lokasi di Banjarmasin dan Banjarbaru, serta Handil Bakti.

"Para pelaku sudah kami tangkap, ada tiga orang," jawab Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Susilo, ketika dikonfirmasi Rabu (27/10).

Diantaranya ada dua orang yang masih dibawah umur. Ditangkap pertama yakni MI,(14) warga Kertak Hanyar, yang ditangkap di kawasan Geriya Permata, Kecamatan Alalak Batola, kemarin (26/10) petang.

Kemudian dua jam berikutnya mengamankan MJ (20) warga Pengambangan, Banjarmasin Timur. Berlanjut MRM (17) warga Banjarbaru, dini harinya.

"Ini mereka masih dalam pemeriksaan," imbuhnya.

Diwartakan sebelumnya,  aksi pengeroyokan itu terjadi di Jalan Sudimampir 1 Banjarmasin Tengah, Selasa (26/10/2021) dini hari.

Korban MT (16) warga Simpang Pengambangan, Banjarmasin Timur mengalami empat luka bacokan, terparah 2 luka di wajah hingga perlu dioperasi.

MT sempat tak sadarkan diri. Kemarin sore dia kelar menjalani operasi di RSUD Ulin Banjarmasin, dan kondisinya sudah siuman walaupun lemah.

Sebelum dikeroyok kawanan pelaku, MT tengah bermain game bareng di Rindang Home Stay Jalan Hasanuddin HM, Banjarmasin Tengah. Salah satu temannya yang menyewa kamar.

Lagi asyik main game, seorang remaja mengetuk pintu kamar mereka, lalu meminta uang Rp50 ribu. Tak lama dituruti, lelaki itu naik kembali dan mengetuk pintu meminta uang Rp150 ribu.

Permintaan kedua ditolak mentah-mentah korban. Kesal tak diberi, pelaku mengambil paksa handphone temannya dan berlalu meninggalkan kamar, sembari mengeluarkan ancaman dengan korban.

Singkat cerita korban dan temannya masing-masing meninggalkan kamar karena merasa terancam. Keluar dari hotel korban sudah diadang pelaku. Dia kembali merampas dompet berisikan uang Rp800 ribu, tetapi berhasil dipertahankan.

Tak dapat uang, pelaku hendak merampas motor korban. Lagi, korban berusaha mempertahankan. Disitulah terjadi keributan, pelaku berteriak dan memprovokasi, sehingga kawanan pelaku mengejar untuk mengeroyok.

Korban berlari dari Jalan Hasanuddin HM hingga ke Jalan Sudimampir 1. Di lokasi itulah korban tak sanggup menghindar dan langsung dikeroyok dengan senjata sajam. (lan/ema)