Insiden berdarah terjadi di SPBU LIK Liang Anggang Banjarbaru kemarin malam. Kejadian ini diduga kuat karena adanya perkelahian antar dua orang yang cekcok.

Perkelahian ini memakan korban jiwa. Satu orang berjenis kelamin pria dilaporkan meninggal dunia. Bahkan jasadnya tergeletak di area SPBU.

Sumber Radar Banjarmasin yang menyaksikan kejadian mengatakan perkelahian dipicu urusan antrean. Kuat diduga yang jadi korban adalah pelangsir BBM dan lawannya adalah seorang supir truk.

"Perkelahiannya pakai sajam jenis pisau, tadi masih ada di lokasi. Sepertinya langsung meninggal di tempat," kata sumber Radar Banjarmasin.

***

Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres, AKP Tajuddin Noor membenarkan peristiwa ini. Namun untuk informasi detilnya, Tajuddin belum bisa memberikan keterangannya.

"Benar ada informasi tersebut. Sekarang anggota sedang di lokasi kejadian. Untuk identitas, penyebab dan faktor lainnya belum bisa diketahui, masih proses," konfirmasinya.

Maraknya pelangsir di SPBU yang terjadi di sejumlah daerah sudah terendus oleh kepolisian. "Kita memang sudah monitor ada beberapa tempat," ujarnya.

Petugas sudah diturunkan ke lapangan untuk menyelidiki penyebabnya. Sebab menurut Rifai, mungkin saja antrean panjang itu tidak hanya didominasi oleh pelangsir, bisa juga memang ada keterlambatan distribusi.

Ia mengimbau baik kepada SPBU agar tidak melayani pelangsir, begitu pula dengan para pelangsir agar menghentikan aktifitasnya, sebab merugikan banyak pihak, terutama masyarakat kecil dan menimbulkan kemacetan."Kita imbau kepada masyarakat jangan melangsir lagi, karena jika bandel kami tak segan-segan untuk menindak tegas," pungkas Rifai. (rvn/gmp/ran/ema)