PARINGIN – Dalam turut serta melestarikan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) teater tradisi Mamanda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan, menggelar workshop Mamanda selama empat hari, 27, 28, 29, 30 Oktober 2021.

Workshop Mamanda dilaksanakan di Gedung Budaya Garuda Maharam, Kecamatan Paringin. Mendatangkan pemateri langsung dari pelaku Mamanda senior sekaligus tokoh budayawan Kalsel, Y.S. Agus Suseno.

Kasi Kesenian Bidang Kebudayaan Disdikbud Balangan, Yansyah mengungkapkan, dalam workshop ini ada total 30 peserta yang diprioritaskan dari beberapa sanggar seni di Balangan.

“Jadi setiap sanggar seni yang selama ini bergelut di teater Mamanda mengirimkan perwakilan sekitar 4 sampai 5 orang,” ujarnya.

Selama tiga hari pelatihan, kata Yansyah, peserta pada hari pertama dijejali dengan materi dan perkenalan tentang Mamanda termasuk sejarah yang menyertainya.

Kemudian pada hari kedua masuk teori dan praktik dan hari ketiga peserta digiring untuk menghasilkan sebuah karya Mamanda yang dipentaskan.

Sementara itu, Y.S. Agus Suseno selaku pemateri mengaku bangga dengan antusiasme peserta yang mengikuti workshop teater tradisi Mamanda ini.

“Semoga mereka lebih berkembang ke depan dengan bekal workshop yang singkat ini, lebih mendalami lagi karakter peran, teknik bermain Mamanda, menari dan menyanyi lagu-lagu tradisi. Karena Mamanda ini mencakup tiga jenis seni, drama, tari dan musik,” harapnya. (why/ema)