BARABAI - Ada 1.000 pelajar di Hulu Sungai Tengah (HST) divaksin dosis kedua, Senin (1/11) siang. Percepatan vaksinasi ini dilakukan agar kuota pembelajaran tatap muka (PTM) bisa bertambah. Selain itu, untuk meningkatkan persentase vaksinasi bagi pelajar di HST.

Data Dinas Kesehatan setempat mencatat vaksinasi pelajar di HST masih rendah, hanya 26,81 persen. Sasaran vaksinasi kali ini untuk sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Ditambah para santri di Ponpes Raudhatul Ulum.

Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama HST Abdurahman mengatakan, percepatan vaksinasi pelajar bisa teraksana karena ada dukungan dari beberapa pihak, contohnya Badan Intelijen Negara (BIN).

“Jumlah murid MTs dan MA ada 10 ribu lebih, tapi yang divaksin baru 2.846 murid. Kami masih perlu banyak dukungan untuk percepatan vaksinasi pelajar ini,” katanya.

Jika persentase vaksinasi pelajar terus meningkat, maka kuota pembelajaran bisa bertambah. Saat ini pembelajaran tatap muka memang sudah berjalan tapi masih terbatas. “Kita juga terus mengedukasi siswa dan orang tua bahwa vaksin ini aman. Agar peresentase percepatan vaksinasi terus meningkat,” bebernya.

Siswa MAN 2 Barabai, Muhammad Padli juga mengajak teman-temannya untuk ikut vaksinasi. Karena dari 826 siswa di sana, ada sekitar 100 siswa yang menolak divaksin. “Mayoritas di kelas X. Vaksin aman, saya mau divaksin untuk meningkatkan imunitas,” pungkasnya. (mal/ema)