TANJUNG – Pelaksanaan Pemilihan umum kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tabalong ricuh. Kejadian terjadi pada pemilihan di Desa Sedap Malam, tempat pemungutan suara (TPS) 01 ketika ada seorang warga menerobos masuk tempat pemungutan suara lantaran menolak hasil perhitungan.

Untungnya peristiwa Kamis (4/11) itu segera mendapatkan penanganan dari jajaran Polres Tabalong dan Kodim 1008 Tanjung setempat, selaku pengamanan. Warga penerobos pun diamankan dengan diborgol dalam TPS, yang kemudian diamankan.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, saat pemungutan suara sebelumnya berjalan lancar tanda ada kendala. Namun ketika perhitungan, sejumlah warga ternyata tidak menerima hasilnya, yang kemudian menerobos masuk TPS.

Kejadian itu merupakan simulasi Pilkades serentak di Kabupaten Tabalong yang diselenggarakan Polres Tabalong, sebagai upaya pengamanan.

***

Setidaknya ada sebanyak 64 desa di Tabalong yang menjalani Pilkades, yang telah dijadwalkan bersamaan pada 6 November 2021 ini.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin mengatakan, simulasi ini bertujuan agar aparat keamanan yang bertugas di TPS dapat menangani permasalahan yang terjadi. “Diharapkan siap melaksanakan tugasnya,” tegasnya.

Meski begitu, dia sangat berharap masyarakat dapat menerima hasil Pilkades dengan damai. Jikalau ada yang tidak menerima, dapat disalurkan dengan cara yang tepat. Dengan demikian, tidak ada konflik. (ibn/ema)