BANJARBARU - Pemerintah kembali meringankan syarat perjalanan transportasi udara di dalam negeri pada masa pandemi Covid-19. Kini, terbang ke pulau Jawa dan Bali tidak lagi harus menunjukkan hasil negatif PCR apabila memiliki kartu vaksinasi dosis dua.

Stakeholder Relation Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor mengatakan, para calon penumpang yang sudah divaksin dosis kedua boleh terbang ke Jawa-Bali hanya dengan membawa hasil negatif tes antigen.

"Namun bagi penumpang yang baru punya kartu vaksin dosis pertama masih harus membawa hasil tes PCR," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Sementara untuk penerbangan antar bandara di luar Pulau Jawa dan Bali, dia menyampaikan, calon penumpang yang cuma memiliki kartu vaksin pertama tetap boleh hanya membawa hasil tes antigen.

Selain syarat yang semakin ringan, Zulfian menyebut, dalam peraturan yang baru anak-anak berusia di bawah 12 tahun sudah diperbolehkan terbang. "Anak-anak tidak diwajibkan vaksin, tapi dalam kondisi sehat dan dibuktikan dengan hasil negatif tes Covid-19 sesuai daerah tujuan," sebutnya.

Semakin ringannya syarat dan diperbolehkannya anak-anak melakukan perjalanan transportasi udara, dia menuturkan, membuat jumlah penumpang yang dilayani Bandara Internasional Syamsudin Noor meningkat. "Alhamdulillah sudah naik 20 persen," paparnya.

Dirincikannya, ketika tes PCR masih menjadi syarat terbang jumlah penumpang yang mereka layani rata-rata cuma 2 ribu sehari. Sedangkan sekarang sudah 2.600 lebih dalam sehari.

Meningkatnya jumlah penumpang dibenarkan Area Manager Lion Air, Agung Purnama. Dia menyebut, sejak peraturan baru per 3 November 2021 penumpang Lion Air meningkat puluhan persen.

Tumbuhnya penumpang kata dia, membuat Lion Air di Bandara Internasional Syamsudin Noor melakukan penambahan masing-masing satu flight ke Jakarta, Surabaya dan Balikpapan. "Kemudian rute ke Yogyakarta juga dibuka kembali," tuturnya.

Dengan begitu, Agung mengatakan, kini Lion Air rata-rata bisa melayani 10 flight di Bandara Internasional Syamsudin Noor, dengan rute ke Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Balikpapan dan Kotabaru.

GM Garuda Indonesia Banjarmasin, Endy Latief juga menyampaikan, jumlah penumpang yang mereka layani meningkat semenjak keluarnya aturan baru. "Besok (hari ini) saja kapasitas kita sudah di atas 90 persen," ucapnya.

Dia berharap, penumpang Garuda Indonesia terus tumbuh. Sehingga, rute yang mereka layani bisa bertambah. "Karena saat ini GA terbang hanya untuk tujuan Jakarta," pungkasnya. (ris/by/ran)