AMUNTAI - Seksi Pidana Khusus Kejari Hulu Sungai Utara kembali melaksanakan penyidikan dugaan mark up pengadaan tanah di lokasi baru pembangunan Gedung Samsat Amuntai pada tahun 2013 silam. Gedung Samsat baru ini terletak di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara.

Kajari HSU Novan Hadian SH melalui Kasi Pidsus M Fadly Arby SH menjelaskan bahwa saat ini tengah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus dugaan mark up pembelian tanah di Desa Panangkalaan oleh Biro Perlengkapan Setprov Provinsi Kalsel pada tahun 2013 silam. Pengadaan tanah itu dianggarkan Rp3.390.720.0000 sesuai DPA tanggal 18 Februari 2013. Luas tanah yang dibeli 7.064 meter persegi.

Dalam dugaan mark up ini, pihaknya juga berupaya melakukan pemanggilan saksi berinisial SN yang saat itu menjabat sebagai ketua panitia penerimaan hasil pengerjaan pengadaan tanah Samsat tahun 2013. Namun, bersangkutan yang saat ini sebagai kepala dinas provinsi masih mangkir dari pemanggilan jaksa.

Fadly menyampaikan pihaknya juga telah memanggil beberapa pejabat seperti camat dan kepala desa yang saat itu masih menjabat. Termasuk telah memanggil saksi pemilik tanah berinisial HS, dengan melibatkan jasa penilai publik. Harga pasar diduga terjadi mark up atau penggelembungan. "Indikasi kerugian negara sementara Rp1.271.520.000. Saat ini kami fokus pemeriksaan saksi dan koordinasi penghitungan kerugian dengan BPKP Perwakilan Kalsel," katanya.

Ketua penyidikan kasus mark up tanah, Tri Taruna SH menambahkan bahwa pihaknya juga telah memanggil pihak BPN karena terkait kejanggalan pada objek tanah. Posisi tanah pembangunan berada di Desa Panangkalaan. Namun, sertifikat tanah terbit di Desa Pekapuran pada tahun 2015, dan terbit sertifikasi di BPN terjadi kekeliruan atas nama Pemprov Kalsel. "Jadi ini masih proses penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi terkait dugaan kasus mark up ini," katanya.

Dari pengamatan Rabu (17/11), aktivitas pengerjaan Gedung Samsat di lokasi baru terus berlangsung. "Ada pengecatan gedung, instalasi listrik, dan fasilitas water closet. Masih proses pengerjaan," kata salah satu pekerja.(mar/az/dye)

Data Janggal Pembelian Tanah Gedung Samsat Amuntai Baru

- Sertifikat Tanah Yang Terbit Seharusnya Desa Panangkalaan, tertera Desa Pakapuran.
- Harga tanah 2013 dijual lebih mahal dari nilai objek tanah yang saat itu masih berupa persawahan rawa.