PELAIHARI - Lingkungan RT 1 Desa Atu-Atu Kecamatan Pelaihari yang sebelumnya tenang mendadak geger, pasalnya terjadi insiden pembacokan pada Jumat (19/11) yang dilakukan salah seorang pemuda setempat bernama Supian.

Korban yang dibacok Supian merupakan tetangganya sendiri yakni Wahidi, yang beraktivitas menjaga warung gorengan milik ibunya. Jarak rumah koran dengan pelaku tidak jauh, sekitar seratus meter. Menurut warga sekitar keduanya juga saling kenal.

Mendapat laporan warga, beberapa personel Polsek Pelaihari langsung mendatangi tempat kejadian untuk mengamankan Supian yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Tri Karyadi.

Menurut warga sekitar, Supian sering terlibat perkelahian dan orang tuanya juga pernah hendak dianiaya olehnya.

Ketua RT 1 Desa Atu-Atu, Yurdi mengatakan bahwa Supian baru sekitar sebulan pulang ke rumah orang tuanya, sebelumnya Ia menjalani pendidikan di pulau Jawa.

"Disekolahkan ke sekolah anak yang kena gangguan jiwa," sebutnya.

Kapolres Tanah Laut (Tala) AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung mengatakan saat koran sedang menggoreng pisang, tiba-tiba pelaku datang membawa parang dan mengejar korban.

"Saat lari korban jatuh tertelentang, ketika itulah Supian membacok korban," ucapnya.

Akibat bacokan itu korban mengalami luka parah pada rahang sebelah kanan dan kelingking sebelah kiri.

"Pelaku diamankan di Mapolsek Pelaihari dan korban dibawa ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari," tutur Kapolsek. (sal).