BANJARMASIN - Proyek pelebaran jalan dan pembangunan trotoar di Jalan Masjid Jami sudah rampung.

Di atas jalur pejalan kaki, tiang lampu sudah berdiri dan kursi-kursi taman sudah diletakkan.

Kemarin (19/11), para pekerja proyek tampaknya hanya tinggal mengerjakan bagian finishing.

Warga Kelurahan Antasan Kecil Timur, Wardi tampak puas melihatnya. "Alhamdulillah, jadi lebih nyaman pas melintas di sini," ujarnya.

Sebelum dilebarkan, ia mengaku sering terjebak macet. Tak kenal pagi, sore atau malam. Apalagi ketika sedang ada acara keagamaan.

Sebelum dilebarkan, jalan itu hanya memiliki lebar enam meter. Kini sudah menjadi 12 meter.

Jalan yang dilebarkan sepanjang 113 meter, dari oprit Jembatan Sulawesi hingga depan gang samping Masjid Jami.

Selain pelebaran dan trotoar, juga ada pembangunan drainase. Total anggarannya mencapai Rp1,6 miliar. Semuanya bersumber dari APBD kota.

Kepala Bidang Jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Chandra menjelaskan, tahun depan diusulkan untuk pembangunan Jembatan Sulawesi II.

"Desainnya sudah ada. Tapi karena keterbatasan anggaran, jadi kami usulkan untuk dikerjakan tahun depan," jelasnya.

Chandra menaksir, setidaknya dibutuhkan anggaran Rp16 miliar. Bentuknya persis dengan Jembatan Sulawesi I di sampingnya.

"Istilahnya jembatan kembar. Ketinggiannya pun sama. Agar normalisasi sungai di bawahnya tak terganggu," tutupnya. (war/az/fud)