PELAIHARI - Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Kalsel bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanah Laut dan Dinkes Provinsi Kalsel menggelar vaksinasi pelajar di SMPN 1 Pelaihari, Senin (22/11). Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan capaian vaksinasi di Kabupaten Tanah Laut (Tala) agar pembelajaran tatap muka (PTM) terselenggara secara penuh.

Ada dua tipe vaksin yang digunakan. Vaksin Pfizer untuk vaksin pertama, dan Sinovac divaksin kedua.
Sasaran untuk pelajar di Tala sebanyak 24.164. Kini sudah terlaksana sekitar 16.000 pelajar. Jadi tinggal 8.000 pelajar yang belum. “Mudah-mudahan dengan dukungan dari BIN Kalsel, kita bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi tersebut," ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Tala, Antonius Jaka. Progres capaian vaksinasi keseluruhan di Tala sekarang sudah mencapai 32,6 persen.

 

Kepala SMPN 4 Pelaihari, Faridah Dewisari mengatakan ada sebanyak 100 dari 114 siswanya yang ikut vaksinasi tahap pertama di SMPN 1 Pelaihari. "14 siswa yang lain sudah melakukan vaksinasi di Puskesmas Pelaihari," terangnya. "Harapannya di semester 2 tahun 2022, kita bisa melakukan PTM secara penuh," tambahnya.

Kepala SMPN 1 Pelaihari, Jaka Sarjana mengatakan ada 260 siswanya yang divaksinasi. "Total ada 360 siswa yang meingikuti vaksinasi di SMPN 1 Pelaihari," ujarnya.

Siswa SMPN 1 Pelaihari, M Refki Setiawan tidak merasakan sakit atau demam setelah disuntik vaksin. Dia ingin PTM bisa dilakukan secepatnya. "Belajar di sekolah lebih nyaman dari pada daring. Lebih fokus," ungkap siswa kelas 8 ini.

Selain di SMPN 1 Pelaihari, rencananya vaksinasi juga dilakukan di SMPN 3 Batu Ampar pada hari Selasa, SMPN 2 Batu Ampar pada hari Rabu, dan di Pondok Pesantren Adda'watuttammah Desa Telaga pada hari Kamis.(sal/az/dye)