BANJARMASIN - Setidaknya, kerusakan pagar dermaga seberang Masjid Sultan Suriansyah di Kampung Kuin sudah diketahui pemko.

Dermaga itu merupakan aset Balai Wilayah Sungai Kalimantan II yang kabarnya sudah diserahkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Namun, Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak mengaku sama sekali tak mengetahui bahwa aset itu sudah dilimpahkan.

Dia mengaku belum pernah menerima dokumen serah terima aset tersebut.

"Mohon bersabar. Nanti akan dibicarakan dengan bendahara barang. Karena harus ada dokumen hitam putihnya. Dari dokumen itu ada konsekuensi berupa kewajiban memelihara," jelasnya, Senin (22/11).

Kalau toh benar sudah dilimpahkan, Ikhsan berjanji akan menganggarkan perbaikan pagar dermaga pada tahun 2022 nanti.

"Sebenarnya, kami sudah mengetahui kondisinya. Ada yang hilang, patah dan jatuh ke sungai," tambahnya.

"Sekali lagi, kalau memang aset kami, nanti dievaluasi dulu. Bagaimana penanganannya, apakah diganti semuanya atau cukup mengganti yang hilang," tutupnya.

Diwartakan sebelumnya, puluhan anak pagar di dermaga masjid bersejarah itu lapuk dan rusak. Kondisinya memprihatinkan.

Menurut petugas keamanan masjid, Bambang Suherman, kerusakan semakin menjadi-jadi selama tiga tahun terakhir. "Hanya 20 anak pagar yang berhasil diselamatkan," ujarnya.

Jika tak lekas diperbaiki, ia khawatir dengan keselamatan pengunjung dermaga di atas Sungai Kuin itu. Terutama untuk anak kecil dan lansia. (war/fud)