BANJARBARU - Beberapa hari terakhir sejumlah warga dibuat gusar. Pasalnya, layanan terkait Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banjarbaru tidak bisa diakses.

Dari keluhan pemohon, status di kanal permohonan penerbitan KTP fisik di aplikasi milik Disdukcapil diberitahukan kosong. Hal ini disebut sudah terjadi setidaknya selama lima hari terakhir.

Fauzi, warga yang berdomisili di Sungai Besar Banjarbaru ini sudah tiga kali dibuat kecele. Padahal menurutnya, KTP fisik sangat diperlukannya untuk beberapa keperluan.

"Terakhir saya mengakses webnya kemarin siang dan statusnya (blanko) masih kosong. Seingat saya sudah hampir lima hari yang lalu juga statusnya sama. Ya bingung saja kenapa sampai bisa kosong dan cukup lama," katanya.

Selain Fauzi, Lida Amida warga asal Balitan Banjarbaru ini juga mengalami hal serupa. Ia yang juga bermaksud ingin memohon penerbitan KTP fisik melalui layanan Dukcapil online juga tak kunjung bisa.

"Di satu sisi kita diimbau agar cepat mencetak KTP, tapi kenyataannya blankonya malah kosong. Nah harapan saya kejadian ini bisa dicari solusinya, jangan sampai kosong, kasian kan masyarakat yang perlu cepat," kritiknya.

Terkait keluhan ini, Kepala Disdukcapil Banjarbaru, Sri Fatma Karmailita mengonfirmasi bahwa status blanko di pelayanannya memang masih kosong. Kekosongan ini sebutnya karena masih dalam proses pengiriman.

"Sedang dalam perjalanan (pengiriman) blankonya," jawabnya dikonfirmasi Radar Banjarmasin kemarin.

Soal penyebab dari kekosongan yang dikeluhkan warga ini, Sri Fatma berdalih jika kondisi ini bukan karena pihaknya kehabisan stok blanko.

"Bukan habis. Belum datang saja, lagi diambil karena mengambilnya di Jakarta kan," tandasnya.
Ia sendiri mengklaim bahwa kekosongan baru-baru saja terjadi. Yang mana terdata ujarnya dari tanggal 18 November 2021 lalu hingga sekarang. "Dari tanggal 18 (November 2021) tadi saja, Insya Allah minggu nanti sudah normal kembali," responsnya.

Kemudian, karena masih Pandemi, pelayanan tatap muka di kantor Disdukcapil kata Sri Fatma masih ditangguhkan. Sehingga pelayanan masih mengandalkan secara daring atau online.

"Online semua masih, kecuali yang di luar aplikasi atau hal-hal darurat lainnya bisa kepengaduan (langsung). Semua Insya Allah terlayani saja," infonya menutup. (rvn/ij/bin)