BANJARMASIN - Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel M Muslim menegaskan pihaknya tak pernah mengganjal pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di jenjang SMA/MK dan SLB. Satgas hanya ingin memastikan kesiapan sekolah agar tak terjadi lonjakan kasus Covid-19 kembali. 

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel itu menerangkan, usulan beberapa sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel sudah dibahas. Bahkan kabarnya semua sekolah yang diusulkan dinilai sudah memenuhi syarat yang ditentukan.

Menurutnya, memang ada beberapa sekolah yang capaian vaksinasinya belum memenuhi syarat. Terlebih sekolah yang berada di pelosok dengan jangkauan jauh. Akan tetapi belakang, capaiannya sudah terpenuhi. “Sudah kami bahas, dan sudah kami sampaikan ke gubernur,” kata Muslim kemarin.

Lalu bagaimana hasil rekomendasi pihaknya? Disampaikannya, semua sekolah yang diajukan sudah memenuhi kriteria. Selain capaian vaksinasi, level PPKM di daerah asal sekolah pun tak ada yang level 4. “Kami sudah melakukan telaahan dan hasilnya memang sudah bagus,” tuturnya.

Itu artinya, apakah semua usulan yang disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel akan menggelar PTM? Lagi-lagi Muslim meminta untuk menunggu. “Dari syarat semuanya sudah terpenuhi. Tunggu dalam beberapa hari ini,” pintanya.

Untuk diketahui, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel mengajukan kembali 327 sekolah jenjang SMA/MK dan SLB untuk menggelar PTM. Menambah 30 sekolah yang sudah sebulan lalu lebih dulu menggelar PTM. Namun, sampai hari ini rekomendasi belum didapat dari Satgas Covid-19 Kalsel.

Kadisdikbud Kalsel HM Yusuf Effendi mengatakan, rekomendasi untuk usulan PTM hanya bisa menunggu. "Jelasnya kenapa belum, ini pastinya ada pada Satgas Covid-19 Kalsel,” ujar Yusuf.

Dia menjelaskan, Disdik Kalsel terus mendorong semua sekolah untuk menggelar PTM. Dia yakin, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor akan mendukung semua sekolah menggelar PTM. Pasalnya sesuai instruksi Gubernur yang menginginkan agar semua SMA, SMK dan SLB bisa PTM di 2021 ini. “Jika sudah disetujui oleh Gubernur, ditandatangani beliau, kita sudah bisa menggelar PTM di Kalsel,” yakinnya.(mof/by/ran)