BANJARBARU - Kawasan Lapangan Murjani Banjarbaru tampak berbeda. Kini, ada plang nama berukuran besar yang dibangun di bagian belakang area lapangan sepak bola.

Plang nama ini bertuliskan Lapangan dr Murdjani. Landmark ini dibangun kurang lebih satu pekan terakhir. Saat malam hari, bagian huruf tulisan menyala dan mempertegas ikon sekaligus jantung Kota Banjarbaru ini.

Usut punya usut, pembangunan ini dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru. Detilnya melalui Bidang Pertamanan, PJU dan Pemakaman.

Kepala Bidang Pertamanan, PJU dan Pemakaman Disperkim Banjarbaru, Sartono mengonfirmasi ihwal plang nama ini. Menurutnya, ada setidaknya dua pertimbangan pembangunan tersebut.

Yang pertama, saat ini Pemko kata Sartono tengah fokus untuk membangun atau mendirikan landmark-landmark Kota Banjarbaru dengan bentuk minimalis seperti plang nama landmark.

"Beberapa bulan ini ada di bundaran Simpang Empat Banjarbaru, di sana ada tulisan Taman Simpang Empat serta I Love Banjarbaru. Lalu ada juga di bundaran Liang Anggang, nah terbaru di Lapangan Murdjani," ceritanya.

Pertimbangan yang kedua, pihaknya menilai bahwa selama ini Lapangan Murdjani seakan tak ada penanda sebagai ikon kota Banjarbaru. Padahal, kawasan ini sebutnya marak dikunjungi warga dan nyaris semua orang mengetahui lokasinya di mana.

"Kita ingin mempertegas dengan plang nama itu bahwa disinilah Lapangan Murdjani tersebut. Banyak yang tau, banyak yang berkunjung tapi tidak ada penegasannya, makanya atas persetujuan pimpinan akhirnya dibangunlah plang nama ini," ujarnya.

Bonusnya, warga Banjarbaru bahkan dari luar daerah kata Sartono bisa mengabadikan momen di Lapangan Murdjani dengan latar belakang plang nama tersebut. "Kalau malam makin indah karena diberi pencahayaan."

Selain papan nama, kolam aquarium outdoor lengkap dengan ikan juga dipasang di bagian bawah tulisan. Total ada tujuh kolam aquarium yang dibangun. Menurut Sartono, ini tambah mempercantik lamdmark anyar tersebut.

"Ini jadi wahana baru khususnya untuk keluarga atau anak-anak yang berkunjung ke Lapangan Murdjani. Ada beberapa jenis ikan yang ditaroh di kolam. Dari ikan endemik Kalimangan, ikan konsumsi dan sebagian lagi ikan hias," pungkasnya.

Sementara, Mahdi Gunawan salah seorang pengunjung Lapangan Murdjani mengaku sempat kaget. Sebab terakhir ia berkunjung belum ada plang nama tersebut.

"Sepertinya baru saja ya, awal bulan (November) lalu masih kosong. Ya kalau saya sih melihatnya bagus, bisa juga buat tempat foto. Harapannya semoga dipelihara saja, soalnya kan ini di pusat kota kalau terbengkalai atau tak terawat malah sayang," ujar warga Landasan Ulin Banjarbaru ini. (rvn/ij/bin)