BATULICIN - Guna memaksimalkan potensi Tanah Bumbu, pemerintah daerah merencanakan pengembangan salah satu tempat destinasi wisata unggulan terbaru dengan anggaran cukup besar.

Destinasi wisata terbaru itu terdapat di kawasan Siring Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir. Biaya yang diperlukan mencapai Rp 150 miliar.

Wacana destinasi di tepi laut tersebut diklaim akan menarik minat wisatawan. Tema yang diusung "Serambi Madinah". Di samping itu, saat ini ada pembangunan masjid apung yang berada tidak jauh dari kawasan Siring Pagatan. Yakni di kawasan Desa Sungai Lembu.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parawisata (Kadisporapar) Tanbu Hamaludin Tahir menjelaskan, pembangunan Siring Pagatan akan mulai ditata pada tahun 2022 mendatang.

Proyek ini mulai dijalankan pada awal 2022 secara bertahap selama tiga tahun ke depan. "Pada 2022 kita mulai pekerjaan. Ini gagasan Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar yang sudah disetujui DPRD untuk penataan tempat pariwisata di Siring Pagatan," ungkapnya, Sabtu (13/11).

Ia memaparkan, panjang destinasi wisata itu 1,5 kilometer. Ditambah dengan sekitar 600 meter setelah Jembatan Beringin. "Perencanaan kegiatan pengembangan sudah masuk di APBD," ucapnya.

Rencana pembangunan tersebut, tambahnya, sangat kompleks. Ada bangunan jalan, bangunan gedung dan ada pedesterian. "Ini akan dikerjakan secara multiyears selama tiga tahun anggaran. Tahun pertama dianggarkan Rp 30 miliar dulu, dan sudah disetujui," terangnya.

Anggaran itu untuk pengerjaan berbagai macam perizinan hingga pembebasan lahan, serta sedikit pengerjaan fisik di siring.

Wisata Siring Pagatan ini nantinya bakal dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Mulai wisata religi, foodcourt, resort, jogging track, gazebo dan tempat santai dengan pandangan pantai dan laut. "Tempat ini akan menjadi pusat pariwisata strategis di Tanbu," cetusnya. (diskominfo/zal)